20 Feb 2009 Cinta dan Keteraturan

Seorang ayah berjanji mau membayar upah pada putrinya yang berumur 12 tahun kalau ia memotong rumput di halaman. Putri itu mengerjakan tugasnya dengan amat rajin dan pada sore hari seluruh halaman sudah dipotong bersih – ya setiap sudut kecuali ada gundukan tanah cukup besar berumput yang tidak dipotong.

Ketika ayah berkata bahwa ia tidak bisa membayarkan upah yang telah dijanjikan karena tidak seluruh halaman nyata sudah dipotong rumputnya. Gadis kecil berkata bahwa ia mau merelakan uang itu tetapi tidak mau memotong rumput di gundukan itu.

Ingin tahu sebabnya si ayah memeriksa gundukan yang tak dipotong. Di sana, ditengah-tengah gundukan itu, ada katak besar. Gadis itu begitu merasa sayang untuk menerjang rumput itu dengan mesinnya.

.

* Di mana ada cinta, di situ ada ketidakteraturan. Keteraturan sempurna membuat dunia menjadi seperti pemakaman.

You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.
Leave a Reply