Archive for ◊ March, 2008 ◊

18 Mar 2008 Gara-gara blog

Saya baru saja menyadari suatu hal penting tentang diri saya, terutama tentang pikiran-pikiran dan ide-ide saya.  Pagi ini iseng saya buka admin site blog saya ini dan melihat ada banyak draft (calon blog yang belum terselesaikan dan tidak jadi diposting), oh my God, I found 18 drafts. Jadi bisa dikatakan ada 18 ide yang tidak belum saya lanjutkan/publish.

Why? itu tentu saja pertanyaan saya. Sambil mengulangi melihat dan “mereview” satu-satu dari tiap draft saya menemukan salah satu alasan kenapa saya membatalkannya adalah:

“Pada awal saya mau menulisnya, saya merasa begitu bersemangat dan merasa apa yang saya tulis itu adalah benar/bagus. Kemudian di tengah agak akhir saya menemukan bahwa sebenarnya apabila dilihat lagi saya merasa apa yang saya tulis itu tidak melulu benar/bagus, bisa jadi hanya sampah yang membosankan (apalagi setelah ada masukan-masukan).”

Setelah muncul pemikiran negatif itu, saya akan meninggalkannya begitu saja dan nyangkut di daftar draft saya. Ini adalah virus kehidupan saya yang harus saya berantas seiring dengan pertumbuhan kematangan saya.

Begitulah saya. Pemikiran itu ternyata masih ada menghantui saya. Bertindak berdasarkan “mood”. Begitu mudah pikiran ini berubah karena “masukan-masukan” yang kadang sama sekali tidak perlu “dimasukkan”. Tentu saja hal ini sangat tidak diperbolehkan. Tapi saya bersyukur bahwa saya bisa mengetahui tentang diri saya ini sejak dini. Waktu saya memutuskan untuk implementasi ITSM di Engineering perusahaan saya,  virus ini juga jadi momok saya. Thanks to you all my team, yang bisa membuat saya tetap bertahan menghadapi virus ini :)

14 Mar 2008 Tukang ojek apa bukan ya?

OjekSign

Sambil sepagian kecapekan kena macet, iseng saya berpikir tentang bagaimana membedakan antara tukang ojek dan pengendara motor biasa – tentu saja tulisan ini bukan dimaksudkan untuk mendiskreditkan tukang ojek atau siapapun:

  • Helm
    Tukan ojek biasanya menggunakan helm yang sekedarnya, bahkan sekedar nempel di kepala. Begitu juga yang dibonceng (malah kebanyakan yang dibonceng tidak dipinjemin helm alias gak pake helm).
  • Sepatu
    Tukang ojek biasanya menggunakan sepatu yang sudah terlihat agak usang/kotor karena sudah dipake seharian bekerja di jalanan. Pengendara biasa menggunakan sepatu yang lumayan bersih (kecuali musim hujan dan sedang becek/banjir – susah deh bedainnya dari sepatu) apalagi kalau pagi hari. Bahkan beberapa dari pengendara biasa menggunakan sepatu yang cukup bermerk.
  • Jaket
    Apabila ada pengendara motor menggunakan jaket bagus mengkilap dan wangi (wah, hebat juga sempat mencium aroma jaketnya) kemungkinan besar dia bukan tukang ojek. Apalagi apabila dia juga memakai baju lengan panjang (terlihat dari krah atas jaket dan ujung lengan baju yang biasanya sedikit muncul di bawah jaket), pasti dia pekerja kantoran (atau tukang ojek yang juga bekerja di kantor).
  • Yang dibonceng :)
    Nah, apabila yang dibonceng itu cewek manis dan cakep serta klimis tetapi dia merangkul si pengendara motor pasti si pengendara motor itu bukan tukang ojek (exception: tukang ojek sedang membonceng pacar/istrinya). Tapi kalau yang dibonceng itu agak “jaga jarak”, bisa jadi itu tukang ojek.

Apabila anda tipe yang malu naik ojek sampai depan rumah atau kantor, ada beberapa tips supaya anda tidak dikira naik ojek:

  • Ajak ngobrol sampai anda berdua terlihat akrab (lebih bagus kalau bisa tertawa ngakak berdua) . Orang pasti mengira tukang ojek itu adalah teman baik anda karena kalian berdua terlihat begitu akrab. Apabila anda wanita, bisa sekali-kali anda memeluk mesra tukang ojek itu. Orang pasti akan mengira dia pacar anda (makanya cari tukang ojeknya mesti agak selektif, cari yang agak bertampang cakap).
  • Bayarlah secara sembunyi-sembunyi. Jangan sampai terlihat orang. Kalau ternyata anda sudah kenal dengan tukang ojeknya, suruh kirim tagihannya ke rumah sehingga teman-teman kantor tidak tahu kalau anda pengojek sejati.
  • Berikan salam perpisahan yang hangat ketika anda sudah sampai tempat tujuan. Lakukan tos, cium pipi kiri pipi kanan atau salam perpisahan yang hangat dan agak demonstratif lainnya. Kalau anda merasa tukang ojek itu lebih cocok jadi bapak anda, boleh anda cium tangannya.

Semoga berguna!

*Ilustrasi diambil dari http://lautjenny.blogsome.com/2006/07/15/ojek-motorcycle-drivers-for-hire/

13 Mar 2008 Apa sih “Run Out of Memory” itu? Mengapa bisa terjadi?
 |  Category: IT, Info  | Leave a Comment

Heap

Halo, sedang berpikir untuk membuat serial “apa sih”.Kebetulan lagi sibuk kasih training pemrograman C di linux, maka hari ini postingnya gak jauh-jauh dari dunia pemrograman komputer :)

Istilah yang harus dipahami sebelum memahami mengapa “run out of memory” bisa terjadi antara lain “Free List”, “Heap”, “Fragmentation” dan “Garbage Collector”.

Heap adalah satu blok memori yang berasal dari RAM (tahu kan RAM itu apa?). Heap biasanya dipakai untuk menyimpan variables yang didefinisikan dalam codingan suatu aplikasi. Tentu saja, karena ada banyak aplikasi yang mungkin berjalan, Heap ini menjadi sangat dinamis. Apabila sudah tidak dipakai lagi, heap ini bisa di-release (C# bisa release sendiri alokasi memori yang sudah tidak dipakai, mungkin nanti semua bahasa pemrograman bisa melakukannya).

Ketika alokasi memori sudah di-release, maka “Free List” akan diupdate. Sesuai namanya Free List ini mencatat alamat-alamat memori yang sudah dikosongkan alias tidak dipakai lagi oleh variable yang mengalokasikan sebelumnya. Ini mirip index di database mungkin :) Apabila ada kebutuhan alokasi memori oleh suatu aplikasi yang berjalan untuk pemakaian variable lagi, maka aplikasi ini akan melihat Free List terlebih dahulu mencari alamat memori yang kosong. Apabila menemukan yang cocok, maka dia akan memakai alokasi memori “bekas” tersebut daripada harus membuat alokasi memori lagi. Masalahnya, kadang alokasi yang dibutuhkan tidak sama ukurannya atau sedikit lebih kecil dari alokasi memori “bekas” yang tersedia maka alokasi memori bekas itu akan dipecah jadi dua. Salah satu pecahannya dipakai dan sisa pecahannya akan dianggurin. Apabila ada banyak jumlah sisa-sisa pecahan yang kecil-kecil ini dan tidak pernah dipakai maka hal ini akan menyebabkan “Run Out Of Memory”.

That’s why, sekarang ini ada teknologi Garbage Collector. Dia mengumpulkan sisa-sisa pecahan kecil-kecil ini dan menggabungkannya jadi satu sehingga bisa dipakai oleh aplikasi yang sedang berjalan.

NB: Anda percaya? Silahkan tanggung sendiri akibatnya.

06 Mar 2008 Permen dari Bangkok

Permen dari Bangkok

Hari ini ada teman yang baru jalan-jalan ke Bangkok membawa oleh-oleh permen yang enak sekali. Terima kasih Leni dan teman-teman.

Hanya saja saya perlu mengingatkan ketika anda makan permen seperti ini, hati-hati karena di dalam setelah bungkus luarnya, “daging” permennya masih dibungkus dengan plastik tipis (tapi juga tebal) yang bisa membuat tersedak. Anda sudah tahu? berarti anda beruntung karena saya tidak tahu. Jadi bolak-balik ke wastafel dan nambah kopi buat nggelontor potongan plastiknya yang nyangkut di tenggorokan.