Saya baru saja menyadari suatu hal penting tentang diri saya, terutama tentang pikiran-pikiran dan ide-ide saya. Pagi ini iseng saya buka admin site blog saya ini dan melihat ada banyak draft (calon blog yang belum terselesaikan dan tidak jadi diposting), oh my God, I found 18 drafts. Jadi bisa dikatakan ada 18 ide yang tidak belum saya lanjutkan/publish.
Why? itu tentu saja pertanyaan saya. Sambil mengulangi melihat dan “mereview” satu-satu dari tiap draft saya menemukan salah satu alasan kenapa saya membatalkannya adalah:
“Pada awal saya mau menulisnya, saya merasa begitu bersemangat dan merasa apa yang saya tulis itu adalah benar/bagus. Kemudian di tengah agak akhir saya menemukan bahwa sebenarnya apabila dilihat lagi saya merasa apa yang saya tulis itu tidak melulu benar/bagus, bisa jadi hanya sampah yang membosankan (apalagi setelah ada masukan-masukan).”
Setelah muncul pemikiran negatif itu, saya akan meninggalkannya begitu saja dan nyangkut di daftar draft saya. Ini adalah virus kehidupan saya yang harus saya berantas seiring dengan pertumbuhan kematangan saya.
Begitulah saya. Pemikiran itu ternyata masih ada menghantui saya. Bertindak berdasarkan “mood”. Begitu mudah pikiran ini berubah karena “masukan-masukan” yang kadang sama sekali tidak perlu “dimasukkan”. Tentu saja hal ini sangat tidak diperbolehkan. Tapi saya bersyukur bahwa saya bisa mengetahui tentang diri saya ini sejak dini. Waktu saya memutuskan untuk implementasi ITSM di Engineering perusahaan saya, virus ini juga jadi momok saya. Thanks to you all my team, yang bisa membuat saya tetap bertahan menghadapi virus ini



Comments